Jadwal Motor GP 2011

28 Mar 2011

Special for MOTOGP mania

Inilah para rideer dan besutannya:

  1. Casey Stoner  AUS Repsol Honda Team
  2. Pedrosa ESP Repsol Honda Team 2m 0.229s (41)
  3. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team
  4. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing
  5. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing
  6. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini
  7. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini
  8. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3
  9. Bike #T2 JPN Yamaha test Rider
  10. Hector Barbera ESP Aspar Team
  11. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki MotoGP
  12. Nicky Hayden USA Ducati Team
  13. Bike #T1 JPN Yamaha Test Rider
  14. Randy de Puniet FRA Pramac Racing Team
  15. Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team
  16. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing
  17. Toni Elias ESP LCR Honda MotoGP
  18. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech
  19. Nobuatsu Aoki JPN Suzuki Test Rider

JADWAL MOTO GP TAHUN 2011

No

Tanggal

Seri

Sirkuit

1

Minggu, 20/03/2011

MotoGP Qatar

Losail

2

Minggu, 03/04/2011

MotoGP Jerez

Jerez

3

Minggu, 24/04/2011

MotoGP Jepang

Motegi

4

Minggu, 01/05/2011

MotoGP Portugal

Estoril

5

Minggu, 15/05/2011

MotoGP Prancis

LeMans

6

Minggu, 05/06/2011

MotoGP Catalunya

Catalunya

7

Sabtu, 12/06/2011

MotoGP Inggris Raya

Silverstone

8

Sabtu, 25/06/2011

MotoGP Belanda

Assen

9

Minggu, 03/07/2011

MotoGP Italia

Mugello

10

Minggu, 11/07/2011

MotoGPJerman

Sachsenring

11

Minggu, 24/07/2011

MotoGP AS

Laguna Seca

12

Minggu, 14/08/2011

MotoGP Republik Ceko

Brno

13

Minggu, 28/082011

MotoGP Indianapolis

Indianapolis

14

Minggu, 04/09/2011

MotoGP San Marino

Misano

15

Minggu, 18/09/2011

MotoGP Aragon

Aragon

16

Minggu, 16/10/2011

MotoGP Australia

Philip Island

17

Minggu, 23/10/2011

MotoGP Malaysia

Sepang

18

Minggu, 06/11/2011

MotoGP Valencia

Valencia

Jadwal dalam bentuk Pdf bisa di unggah di bawah:

JADWAL MOTO GP TAHUN 2011

 

 

 

JADWAL MOTO GP TAHUN 2011

No

Tanggal

Seri

Sirkuit

1

Minggu, 20/03/2011

MotoGP Qatar

Losail

2

Minggu, 03/04/2011

MotoGP Jerez

Jerez

3

Minggu, 24/04/2011

MotoGP Jepang

Motegi

4

Minggu, 01/05/2011

MotoGP Portugal

Estoril

5

Minggu, 15/05/2011

MotoGP Prancis

LeMans

6

Minggu, 05/06/2011

MotoGP Catalunya

Catalunya

7

Sabtu, 12/06/2011

MotoGP Inggris Raya

Silverstone

8

Sabtu, 25/06/2011

MotoGP Belanda

Assen

9

Minggu, 03/07/2011

MotoGP Italia

Mugello

10

Minggu, 11/07/2011

MotoGPJerman

Sachsenring

11

Minggu, 24/07/2011

MotoGP AS

Laguna Seca

12

Minggu, 14/08/2011

MotoGP Republik Ceko

Brno

13

Minggu, 28/082011

MotoGP Indianapolis

Indianapolis

14

Minggu, 04/09/2011

MotoGP San Marino

Misano

15

Minggu, 18/09/2011

MotoGP Aragon

Aragon

16

Minggu, 16/10/2011

MotoGP Australia

Philip Island

17

Minggu, 23/10/2011

MotoGP Malaysia

Sepang

18

Minggu, 06/11/2011

MotoGP Valencia

Valencia

0

Sistem Informasi Manajemen

17 Mar 2011

BAB I KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

1. Pendahuluan

1.1. Deskripsi

Sistem Informasi dalam dunia pendidikan merupakan sebuah perwujudan peninkatan mutu dalam dunia pendidikan dalam menjawab kebutuhan yang berkaitan erat dengan pengembangan dunia pendidikan. Konsep ini memiliki nuansa bagaimana dunia pendidikan berusaha menggunakan perangkat komputer, yang dapat diaplikasikan sebagai sarana komunikasi untuk meningkatkan kinerja dunia pendidikan secara signifikan.

1.2. Relevansi

Materi ini  kelak bisa bermanfaat dan memberikan petunjuk kepada mahasiswa untuk pemahaman konsep dasar Sistem Informasi

1.3. Standar Kompotensi

Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar Sistem Informasi.

1.4. Kompetensi dasar

  1. Menjelaskan pengertian mengenai sistem informasi manajemen dan kemampuan dasar dari sistem tersebut;
  2. Menguraikan hambatan-hambatan dalam perkembangan SIM.
  3. Mengidentifikasi struktur hirarki pengguna SIM dan tingkatan manajemen dalam pengambilan keputusan

2. Penyajian

Materi ini diberikan dalam bentuk ceramah, tanya jawab, diskusi dan pendekatan E-learning.

BAB II TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK KEUNGGULAN BERSAING LEMBAGA PENDIDIKAN

1. Pendahuluan

1.1.  Deskripsi

Dalam pembahasan ini akan dikaki berturut-turut tentang: lingkungan pendidikan, teknologi informasi untuk mendorong keunggulan bersaing lembaga pendidikan, menciptakan keunggulan bersaing lembaga pendidikan, teknologi informasi sebagai asset utama lembaga pendidikan dalam jangka panjang.

1.2.  Relevansi

Materi ini  kelak bisa bermanfaat dan memberikan gambaran kepada mahasiswa untuk menciptakan keunggulan bersaing lembaga pendidikan dan penggunaan teknologi informasi sebagai asset utama lembaga pendidikan dalam jangka panjang.

1.3.  Standar Kompotensi

Mahasiswa mampu menjelaskan teknologi informasi untuk keunggulan bersaing lembaga pendidikan

1.4. Kompetensi dasar

  1. Menjelaskan teknologi informasi untuk mendorong keunggulan bersaing lembaga pendidikan.
  2. Menciptakan keunggulan bersaing lembaga pendidikan,
  3. Menguraikan teknologi informasi sebagai asset utama lembaga pendidikan dalam jangka panjang.

BAB III SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN

1. Pendahuluan

1.1.  Deskripsi

Keputusan merupakan rangkaian tindakan yang perlu diikuti dalam memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif, atau untuk memanfaatkan kesempatan. Kondisi ini menjadi tidak mudah dengan semakin rumitnya aktivitas dan keterbatasan sumber daya yang tersedia. Apalagi informasi yang dibutuhkan tidak berasal langsung dari sumbernya. Untuk itu manajemen sebagai pengguna informasi membutuhkan suatu sistem pendukung (support systems) yang mampu meningkatkan pengambilan keputusannya, terutama untuk kondisi yang tidak terstruktur atau pun sistem pendukung untuk tingkatan tertentu saja.

1.2.  Relevansi

Materi ini  kelak bisa bermanfaat dan memberikan petunjuk kepada mahasiswa untuk pengambilan keputusan dengan lebih tepat dan akurat.

1.3. Standar Kompotensi

Mahasiswa mampu menjelaskan sistem pendukung pengambilan keputusan.

1.4. Kompetensi dasar

  1. Menjelaskan arti penting dari sistem pendukung yang digunakan untuk mempertajam kualitas pengambilan keputusan.
  2. Menguraikan dan menjabarkan model-model sistem pendukung yang umum digunakan dalam berbagai aktivitas dan kegiatan yang dilaksanakan.

2. Penyajian

Materi ini diberikan dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan diskusi.

BAB IV TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERSFEKTIF PENDIDIKAN

1. Pendahuluan

1.1.  Deskripsi

Lembaga pendidikan di Indonesia merupakan organisasi yang memiliki orientasi ganda yaitu organisasi yang berorientasi sosial dan orientasi bisnis. Dunia pendidikan Indonesia harus secepatnya berbenah diri dalam meningkatkan sistem informasi guna menunjang daya saing SDM yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan tersebut. Sistem informasi yang akan diciptakan harus seimbang antara infrastruktur teknologi yang tersedia dengan kemampuan SDMnya sehingga tidak terjadi ketimpangan yang sangat jauh, dan sistem informasi tidak dapat terwujud secara signifikan dalam menunjang kuantitas maupun kualitas pendidikan secara mendasar.

1.2.  Relevansi

Materi ini  kelak bisa bermanfaat dan memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang teknologi informasi dalam perspektif pendidikan.

1.3.  Standar Kompotensi

Mahasiswa mampu menjelaskan teknologi informasi dalam perspektif pendidikan.

1.4. Kompetensi dasar

  1. Menjelaskan teknologi informasi dalam lembaga pendidikan.
  2. Menjelaskan model pembelajaran dengan e-learning
  3. Menjelaskan upaya mengantisipasi dampak negatif internet terhadap anak pra sekolah
  4. Menjelaskan sinergi positif dan negatif informasi dan strategi pendidikan.
  5. Menguraikan pendekatan Human-centered dalam manajemen pendidikan.

2. Penyajian

Materi ini diberikan dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan diskusi dan praktek pengelolaan informasi

BAB V PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

1. Pendahuluan

1.1.  Deskripsi

Dalam pembahasan ini berturut turut akan di uraikan pendekatan dan model yang digunakan dalam pengembangan system informasi, proses pengembangan perangkat keras perangkat lunak untuk merancang sistem informasi,  jangka waktu yang dibutuhkan untuk pengembangan sistem informasi

1.2.  Relevansi

Materi ini  kelak bisa bermanfaat dan memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang Pengembangan Sistem Informasi dan pendekatan dan model yang digunakan dalam pengembangan system informasi.

1.3.  Standar Kompotensi

Mahasiswa mampu menjelaskan Pengembangan Sistem Informasi dan pendekatan dan model yang digunakan dalam pengembangan system informasi.

1.4. Kompetensi dasar

  1. Menguraikan gelombang teknologi informasi
  2. Menjelaskan pendekatan dan model yang digunakan dalam pengembangan system informasi,
  3. Menguraikan proses pengembangan perangkat keras perangkat lunak untuk merancang sistem informasi,
  4. Menjelaskan jangka waktu yang dibutuhkan untuk pengembangan sistem informasi

2. Penyajian

Materi ini diberikan dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan diskusi dan praktek

BAB VI PENGAMANAN DAN PENGENDALIAN SISTEM INFORMASI

1. Pendahuluan

1.1.  Deskripsi

Dari pengalaman berbagai organisasi dalam pemanfaatan system informasi, salah satu hal yang dibutuhkan adalah bagaimana setiap organisasi dapat memastikan bahwa sistem informasi yang ada memiliki sistem pengamanan dan pengendalian yang memadai karena penggunaan system informasi di organisasi bukannya tanpa risiko.

1.2.  Relevansi

Materi ini  kelak bisa bermanfaat dan memberikan gambaran kepada mahasiswa untuk memastikan bahwa sistem informasi yang ada memiliki sistem pengamanan dan pengendalian yang memadai.

1.3.  Standar Kompotensi

Mahasiswa mampu menjelaskan pengendalian dalam sistem informasi untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya bencana (disaster), kesalahan (errors), interupsi pelayanan, kejahatan terhadap pemanfatan komputer.

1.4. Kompetensi dasar

  1. Menjelaskan berbagai risiko khususnya terkait dengan kerentanan dan gangguan terhadap teknologi informasi dalam sistem informasi
  2. Menguraikan unsur-unsur pengendalian dalam sistem informasi untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya bencana (disaster), kesalahan (errors), interupsi pelayanan, kejahatan terhadap pemanfatan komputer.

2. Penyajian

Materi ini diberikan dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan diskusi.

BAB VII DAMPAK ETIKA DAN SOSIAL PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI

1. Pendahuluan

1.1.  Deskripsi

Meningkatnya penggunaan komputer menjadi perhatian yang semakin besar, terutama pengaruhnya terhadap etika dan sosial di masyarakat pengguna. Di satu sisi, perkembangan teknologi komputer sebagai sarana informasi memberikan banyak keuntungan. Salah satu manfaatnya adalah bahwa informasi dapat dengan segera diperoleh dan pengambilan keputusan dapat dengan cepat dilakukan secara lebih akurat, tepat dan berkualitas. Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi informasi, khususnya komputer menimbulkan masalah baru. Secara umum, perkembangan teknologi informasi ini mengganggu hak privasi individu.

1.2.  Relevansi

Materi ini  kelak bisa bermanfaat dan memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai dampak perkembangan dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap etika dan lingkungan sosial masyarakat pengguna.

1.3.  Standar Kompotensi

Mahasiswa mampu menjelaskan dampak perkembangan dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap etika dan lingkungan sosial masyarakat pengguna.

1.4.   Kompetensi dasar

  1. Menjelaskan mengenai dampak perkembangan dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap etika dan lingkungan sosial masyarakat pengguna
  2. Bagaimana etika berhubungan dengan sistem informasi
  3. Mengenali peran etika dalam organisasi dan perlunya penerapan budaya etika.berbagai risiko khususnya terkait dengan kerentanan dan gangguan terhadap teknologi informasi dalam sistem informasi

 

0

Filsafat Dan Ilmu

16 Mar 2011

Istilah filsafat atau falsafah memiliki banyak arti. Menurut Socrates, filsafat merupakan cara berpikir secara radikal dan menyeluruh [holistic] atau cara berpikir yang mengupas sesuatu sedalam-dalamnya.

Filsafat dalam peranya tidak bertugas menjawab pertanyaan yang muncul dalam kehidupan, namun justru mempersoalkan jawaban yang diberikan. Dengan kata lain dapat dinyatakan bahwa berfilsafat adalah berpikir radikal [hingga sampai ke-akarnya], menyeluruh dan mendasar.

Wiil Durant adalah seorang-orang yang menggambarkan filsafat sebagai pasukan marinir yang sedang merebut sebuah pantai. Setelah pantai berhasil dikuasai, pasukan infanteri selajutya mempersilakan mendarat. pasukan infanteri adalah  merupakan, “pengetahuan “ yang diantaranya “ilmu”.

Dari realita itulah nampak bahwa ilmu berasal dari filsafat, perkembangan ilmu senantiasa dirintis oleh filsafat. Oleh karena itu untuk memahami ilmu terlebih dahulu harus memahami filsafat.

Filsafat mendorong orang untuk mengetahui apa yang sudah diketahui dan apa yang belum diketahui.

Dinyatakan pula oleh Wiil Durant bahwa filsafat pada awalnya memiliki dua cabang, yakni :

  • filsafat alami [natural philosophy]
  • filsafat moral [moral philosophy]

Filsafat alami berkembang menjadi ilmu-ilmu alam sedangkan filsafat moral berkembang menjadi ilmu-ilmu sosial.

Hal-hal yang menjadi kajian filsafat adalah :

  1. Logika: Logika adalah kajian yang mencari mana yang benar dan yang salah
  2. Etika: Etika adalah kajian yang mencari mana yang baik dan yang tidak baik
  3. Estetika: Estetika adalah kajian untuk menentukan mana yang indah dan mana yang tidak indah
  4. Metafisika: Metafisika adalah kajian yang termasuk ke dalam teori tentang ada atau tentang tidak ada, hakikat keberadaan suatu zat, hakikat pikiran, dan kaitan antara pikiran dan zat.
  5. Politik: Politik adalah kajian mengenai organisasi pemerintahan yang ideal

Filsafat bersifat menyeluruh, mendasar dan spekulatif, sedangkan cakupan filsafat hanyalah hal-hal yang bersifat umum.

Ilmu memiliki cakupan yang lebih sempit dari filsafat, namun memiliki kedalam dan lebih tuntas. Ilmu mengalami perkembangan, yakni perkembangan tahapan awal dan tahapan akhir. Pada tahapan awal ilmu masih menggunakan norma filsafat sebagai dasarnya dan metode yang digunakan adalah metode normatif dan deduktif. Tahapan berikutnya ilmu menggunakan temuan-temuan sebagai dasarnya dan menyatakan dirinya sebagai sesuatu yang otonom/lepas dari filsafat, dengan menggunakan metode deduktif dan induktif.

Yang dimaksud dengan filsafat ilmu adalah studi sistematik mengenai sifat hakikat ilmu, khususnya yang berkenaan dengan metodenya dan kedudukannya di dalam skema umum disiplin ilmu.

Untuk mendapatkan gambaran singkat tentang pengertian filsafat ilmu dapatlah dicermati rangkuman ranah telaah yang tercakup dalam filsafat ilmu, seperti berikut :

Filsafat ilmu adalah suatu telaah kritis terhadap metode yang digunakan oleh ilmu tertentu, terhadap symbol-symbol yang digunakan, dan terhadap struktur penalaran tentang system symbol yang digunakan. Telaah kritis diarahkan untuk mengkaji ilmu empirik dan juga ilmu rasional, juga untuk membahas studi-studi bidang etika dan estetika, studi sejarah, antropologi, geologi dll.

Metode yang diangkat biasanya dinyatakan  dengan istilah induktif, deduktif, hipotesis, data, penemuan dan verifikasi. Selanjutnya secara mendalam dinyatakan dengan istilah ekperimentasipengukuran, klasifikasi, dan idealisasi.

Filsafat ilmu adalah suatu upaya untuk mencari kejelasan mengenai dasar-dasar konsep dan upaya membuka tabir dasar-dasar empiris (ke-empirisan) dan dasar-dasar rasional (ke-rasionalan). Aspek filsafat sangat erat hubungannya dengan hal ihwal yang logis dan etimologis. Sehingga peran yang dilakukan adalah ganda. Pada sisi pertama filsafat ilmu mencakup analisis kritis terhadap “anggapan dasar”, seperti  waktu, ruang, jumlah /kuantitas, mutu/kualitas dan hukum. Sisi lain filsafat ilmu menelaah keyakinan menganai penalaran proses-proses alami.

Filsafat ilmu merupakan studi gabungan yang terdiri dari beberapa kajian, yang diajukan untuk menetapkan batas yang tegas mengenai ilmu tertentu. Juga berperan untuk menganalisis hubungan atau antar hubungan yang ada pada kajian satu terhadap kajian yang lain.

0

ICEMAL

15 Mar 2011

ICEMAL (the International Conference of Educational Management, Administration and Leadership) merupakan forum ilmiah dalam upaya meningkatkan kerjasama perguruan tinggi se ASEAN, terutama kegiatan ilmiah dalam bidang manajemen pendidikan. ICEMAL yang dicetuskan pada pertemuan di UPI Bandung pada tahun 2008, kemudian dimantapkan pada pertemuan kedua tahun 2010 di Yogyakarta, dan pertemuan ketiga di Universitas Negeri Gorontalo.  Kehadiran ICEMAL sebagai forum Internasional telah meningkatkan kerjasama para pakar ilmu administrasi, manajemen pendidikan dan kepemimpinan  baik yang ada di Indonesia maupun dari luar negeri. Hal ini tampak pada partisipasi dari berbagai perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan ICEMAL.

Konferensi ICEMAL untuk tahun 2011  lebih terfokus pada penegasan jati diri ICEMAL sebagai forum ilmiah internasional yang profesional.

Kegiatan seminar didasarkan pada adanya keinginan semua negara untuk meningkatkan mutu (kualitas) pendidikannya. Diyakini bahwa manajemen pendidikan merupakan entry point peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu dalam kegiatan seminar ini diangkat tema “mengaktualisasikan konsep dan teori manajemen pendidikan, administrasi dan kepemimpinan untuk peningkatan mutu (kualitas) pendidikan

0

Hello world!

15 Mar 2011

Selamat datang di UNG Weblog. Ini adalah isi yang pertama, silahkan di edit atau delete!

1